Komunitas SoundCloud Jogja

Published on February 13th, 2016 | by Redaksi

SoundCloud Yogyakarta, Senjata Musisi untuk Pamer Karya

Komunitas SoundCloudYK atau SoundCloud Yogyakarta merupa-kan wadah bagi para pengguna situs SoundCloud. Bukan hanya musisi, tapi juga pengguna awam yang ingin belajar memaksimalkan potensi situs ini.

Advertisement
Advertisement

“SoundCloud merupakan jembatan bagi para musisi baik yang baru memulai atau profesional. Mempromosikan musik karya mereka dengan mengunggah ke jejaring media sosial ini. Bisa diterap-kan download gratis atau download berbayar, tergantung dari pemilik akun itu sendiri,” kata Ketua Sound-Cloud YK Bimo Muhammad Ramadhani.

Bimo menjelaskan, SoundCloud sebenarnya tidak hanya mewadahi musisi. Semua hal yang berhubungan dengan audio dapat diunggah ke sosial media tersebut. Seperti puisi sastra hingga curahan hati seseorang. Namun di Indonesia sendiri, tren SoundCloud identik dengan musisi.

Selain mudah diakses, platform ini lebih ringan ketimbang platform musik sejenis. Di sisi lain pengguna dari situs ini juga lebih luas, bahkan musisi-musisi kenamaan juga intens menggunakan platform ini.

Advertisement

”Fiturnya lebih mudah dari pada platform musik sejenis. Bahkan untuk rekaman bisa dilakukan langsung dengan handphone. Setelah selesai, langsung bisa di-upload atau transfer komputer untuk dirapikan (edit) baru di-upload,” kata gitaris That’s All, Folks! ini. Pengguna SoundCloud di Jogjakarta sendiri terus berkembang.

SoundCloud YK juga terbuka bagi pengguna awam. Sehingga di komunitas ini dapat bertukar pikiran hingga kolaborasi antar-sesama musisi di dalamnya. Gerbang bisnis melalui Sound-Cloud pun semakin terbuka. Salah satunya tawaran job untuk manggung di berbagai daerah. Selain hadir dalam komunitas, SoundCloud YK pun terbuka dengan mengenalkan masing-masing anggotanya dalam setiap event musik.

”Di Indonesia pun sudah banyak yang sudah pakai soundcloud dan banjir job. Lalu kita juga saling mengunjung antara komunitas SoundCloud di berbagai kota. Ini membangun jaringan bagi kita sebagai musisi atau personal musisi itu sendiri,” ungkap mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini.

Bimo menyarankan setiap musik atau audio yang diunggah mengedepankan kualitas. Pasalnya, kapasitas unggahan SoundCloud bukan berdasarkan ukuran file, namun durasi audio. Sehingga untuk audio dengan kualitas bagus atau di bawah standar akan diberlakukan sama.

Bicara tentang sejarah, komunitas ini berdiri pada Desember 2013. Berawal dari beberapa orang yang memiliki kegemaran sama akan platform SoundCloud. Hingga akhirnya didirikan sebagai komunitas untuk mewadahi para pecinta SoundCloud di Jogjakarta.

SoundCloud YK juga menyusun beragam agenda seperti #SCYKmeetup dan #SCYKshow. #SCYKmeetup menjadi acara bulanan yang digelar sebulan sekali. Berisi diskusi mengenai segala hal berkaitan dengan musik. Setiap Meet Up, selain ada performer pilihan, ada juga sesi diskusi tentang audio.”Sedangkan #SCYKshow yang kini digelar dua bulan sekali adalah ajang penyaluran talent-talent SoundCloudYK agar semakin dikenal khalayak,” ungkapnya.

Suka artikel ini?
Advertisement
Advertisement Suka artikel ini?

Tags: ,


About the Author

Redaksi

Tim redaksi jogjastudent.com | Portal informasi Mahasiswa Yogyakarta, email: [email protected]



Back to Top ↑

error: Content is protected !!
UA-51666407-2