Berita beasiswa bidik misi

Published on August 22nd, 2016 | by Redaksi

Kabar Gembira untuk Mahasiswa Penerima Beasiswa Bidik Misi

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan melakukan evaluasi program beasiswa pendidikan mahasiswa miskin (bidik misi). Sebab, di beberapa daerah, hal itu tidak lagi disambut antusias. Salah satu penyebabnya adalah uang saku yang kecil.

Advertisement
Advertisement

Karena itu, Kemenristekdikti berencana menaikkan unit cost beasiswa unggulan pemerintah ini.

Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti Intan Ahmad mengatakan, rata-rata mahasiswa penerima bidik misi mendapatkan uang saku Rp 600 ribu/bulan.

’’Biasanya cair dirapel tiga bulanan,’’ katanya kemarin. Uang saku itu dinilai terlalu kecil. Untuk bayar kos saja hampir tidak tersisa. Apalagi di kota-kota besar seperti Depok, Jakarta, Bandung, dan Jogjakarta.

Advertisement

Ada laporan bahwa uang saku itu tidak dibelanjakan untuk keperluan mahasiswa sendiri. ’’Contohnya di ITS. Ada mahasiswa yang menggunakan uang saku bidik misi untuk diberikan ke orangtuanya,’’ kata Intan.

Lanjutkan Membaca >

Suka artikel ini?
Advertisement
Advertisement Suka artikel ini?

Tags: , ,

Pages: 1 2


About the Author

Redaksi

Tim redaksi jogjastudent.com | Portal informasi Mahasiswa Yogyakarta, email: [email protected]



Back to Top ↑

error: Content is protected !!
UA-51666407-2