Mahasiswa mahasiswa mewah

Published on September 18th, 2015 | by Fajar Nurmanto

Beginilah Gaya Hidup Mewah Mahasiswa Jogja

6. Demen makan di restoran high-class

Rasa memang tidak bisa bohong kata sebuah merk kecap. Itu juga kenapa restoran high-class bisa menjual makanan berharga selangit. Nah, si mahasiswa dengan gaya hidup mewah itu suka akan kuliner. Sayangnya, seleranya yang rasa dan harga tidak bisa bohong.

Advertisement
Advertisement

Coba saja tengok the Sawah, resto Gadjah Wong, Parsley, Madam Tan, RnB Resto, Kesuma Resto, House of balcony, Bebek Tepi Sawah, Solaria, Fish n Co, Pepper Lunch, Rice Bowl, Hakata Ikkakousha, serta banyak lagi.

Kalau kamu mungkin ke sana hanya sesekali, saya dan teman-teman mahasiswa mewah bisa ke sana setiap hari.

7. Shopping barang-barang branded adalah hobi

Belanja barang-barang branded kini sudah bisa dijadikan hobi. Salah satu yang menjadikannya hobi adalah mahasiswa hits nan eksis, alias mahasiswa kekinian. Mereka belanja di mall, distro, dan semacamnya. Biasanya, barang-barang branded itu mahal karena modelnya limited, disain baru tiap hari, kualitas, serta merk yang terkenal mahal.

Advertisement

Baik untuk kuliah atau untuk dipakai nongkrong, fashion tetap nomor satu. Merk yang biasa dipakai itu misalnya Zara, Gucci, Ralph Lauren, Guess, Chanel, Pull and Bear, The Executive, mango, Hermès, H&M, UNIQLO, Levi’s, Lee, Salt n Pepper, Louboutin, Louis Vuiton, dan lain sebaginya. Pengen punya juga pakaian dengan merek-merk itu? Tunggu diskonan aja. :p

8. Cari hiburan modern

Hiburan yang dipilih adalah hiburan yang sedang hits atau sudah umum dikenal. Contohnya karaoke tiap sore, nonton bioskop kalau pulang kuliah, dugem waktu malam hari. Tengok aja mereka yang gemar rutin ziarah ke The Premiere, KDTV, 21, Liquid, BOSHE VVIP, Republic, dan banyak lagi.

Padahal harga masuk ke sana untuk sekali kesempatan sama dengan fee kerja paruh waktu dalam sebulan. Duh!

9. Traveling semudah jogging

Traveling semudah jogging artinya jalan-jalan ke tempat-tempat jauh segampang lari pagi. Misal waktu akhir minggu berkunjung ke Orchard Road, Chinatown, Marina Bay Sands, Merlion Park, Universal Studios di Singapura, atau ke Cha-am, Cha-am, Phuket, Pattaya, Phu Thok di Thailand, atau kalau di Indonesia ya misalnya Raja Ampat, Bali, Lombok, atau resort lain.

Biasanya, ciri yang satu ini bisa terindikasi dari foto-foto di media sosial milik mahasiswa tersebut. Foto-fotonya diambil dari tempat-tempat cantik nan indah yang terlihat mewah. Kalau ditanya kapan ke sana, mereka menjawab, “Baru kemarin tuh.” Lerrr, bikin ngilerr.

10. Selalu cari pacar yang sejenis atau latar belakangnya lebih tinggi

Karena tidak semua orang bisa melakukan sembilan ciri di atas, maka mahasiswa kaya susah menemukan bahan cerita. Mereka ingin bercerita banyak tentang aktivitasnya, sayangnya tidak semua teman di kampus melakukan itu. Mau tak mau mahasiswa elit ini hanya bisa dekat dengan sesamanya yang pernah melakukan rutinitas yang sama. Alhasil dekat, deket, jadian.

Suka artikel ini?
Advertisement
Advertisement Suka artikel ini?

Tags: , , , ,

Pages: 1 2


About the Author

Fajar Nurmanto

Penulis dapat kamu temui untuk berbincang, kapanpun di @yojarto atau [email protected]



Back to Top ↑

error: Content is protected !!
UA-51666407-2